Apa itu "anggonmu"?
Bagi penutur asli Bahasa Jawa, tentu tidak sulit untuk memahami kata "anggonmu/lehmu", namun bagi yang bukan penutur asli, pasti kesulitan memahami kata tersebut, terlebih lagi tidak ada terjemahan yang tepat di Bahasa Indonesia untuk kata "anggonmu" ini. Berikut contoh penggunaan kata "anggonmu/lehmu" : " Apa isih kurang anggonku nresnani?" = "Apa masih kurang cintaku padamu ?" Terjemahan di atas tidak bisa menyebutkan terjemahan per kata, melainkah hanya terjemahan makna secara keseluruhan. Contoh lain : " Kapan lehmu mulih ?", kalimat ini bisa diubah susunannya menjadi : " kapan mulihmu? " yang artinya "kapan kah kepulanganmu?" Berhubung terjemahan bahasa Indonesia tidak bisa mewakili kata "anggon_/leh_", maka kita bisa coba menerjemahkannya ke Bahasa Inggris. **"Rina lek omong buanter" = "Rina speaks very loudly" **"Sesuk lekku mulih" (mulihku sesuk)= "I wil...