Apa itu "anggonmu"?

 Bagi penutur asli Bahasa Jawa, tentu tidak sulit untuk memahami kata "anggonmu/lehmu", namun bagi yang bukan penutur asli, pasti kesulitan memahami kata tersebut, terlebih lagi tidak ada terjemahan yang tepat di Bahasa Indonesia untuk kata "anggonmu" ini. Berikut contoh penggunaan kata "anggonmu/lehmu" :

"Apa isih kurang anggonku nresnani?"

= "Apa masih kurang cintaku padamu?"

Terjemahan di atas tidak bisa menyebutkan terjemahan per kata, melainkah hanya terjemahan makna secara keseluruhan. Contoh lain :

"Kapan lehmu mulih?", kalimat ini bisa diubah susunannya menjadi : "kapan mulihmu?" yang artinya "kapan kah kepulanganmu?"

Berhubung terjemahan bahasa Indonesia tidak bisa mewakili kata "anggon_/leh_", maka kita bisa coba menerjemahkannya ke Bahasa Inggris.

**"Rina lek omong buanter" = "Rina speaks very loudly"

**"Sesuk lekku mulih" (mulihku sesuk)= "I will go home tomorrow"

**"Lekku tuku buku neng tokone Mbak Dini" = "I bought the book at Dini's shop"

**"Lekku mlaku sareh" = "I walked slowly"(the way i walked is slow)

Dari 4 kalimat tersebut, keseluruhan terjemahan Bahasa Inggris mengandung unsur "adverb" di dalamnya, yakni adverb of manner (loudly, slowly), adverb of time (tomorrow) dan adverb of place (at).

Maka dapat kita simpulkan bahwa kata "anggon_/leh_/lek_" ini digunakan sebelum kata kerja, agar kata kerja tersebut bisa diberi keterangan (adverbl)

anggonmu = the way you

Cukup sekian, semoga pembahasan ini membantu, dan maaf apabila ada salah kata <3


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyempitan makna dalam Bahasa Indonesia

Nama lain Planet Venus

Persamaan Bahasa Jawa dan Bahasa di Filipina