Keunikan penggunaan kosakata dalam Bahasa Jawa Tulungagungan

Dalam penggunaan kosakata Bahasa Jawa, pasti ada perbedaan penggunaan tergantung dialek dan wilayah, misal kosakata yang sama, tetapi penggunaannya berbeda, berikut adalah penggunaan beberapa kosakata Bahasa Jawa Tulungagungan:

Mari, dalam dialek Mataram (Jogja-Surakarta) bermakna sembuh, sedangkan dalam dialek Arekan bermakna selesai, tetapi dalam dialek Mataraman Tulungagung, Mari mencakup arti keduanya, yakni sembuh dan selesai.

Selesai dalam dialek Mataram (Jogja-Surakarta) adalah rampung dan bar, yang keduanya juga digunakan di Tulungagung, tapi di Tulungagung rampung lebih terkesan sopan daripada mari (selesai).

Ada beberapa perbedaan penggunaan mari dan bar di dialek Mataramam Tulungagung, "bar" lebih condong ke arti "setelah", misalnya "Nanti setelah makan dicuci ya piringnya" = "engko bar mangan diisahi ya piringe", sedangkan "mari" dipakai untuk konteks "selesai", misalnya "kamu mengerjakannya sudah selesai apa belum?" = "lekmu nggarap wis mari apa urung?"

berbeda dengan dialek Arekan memakai kata "mari" untuk "selesai dan setelah"

Sembuh 

Mataram : Mari

Mataraman : Mari

Arekan : Waras

Selesai 

Mataram : Rampung

Mataraman : Mari

Arekan : Mari

Setelah

Mataram : Bar

Mataraman : Bar

Arekan : Mari

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyempitan makna dalam Bahasa Indonesia

Nama lain Planet Venus

Persamaan Bahasa Jawa dan Bahasa di Filipina